{"id":1117,"date":"2026-09-08T09:12:46","date_gmt":"2026-09-08T09:12:46","guid":{"rendered":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/?p=1117"},"modified":"2026-09-08T09:12:46","modified_gmt":"2026-09-08T09:12:46","slug":"petualangan-kuliner-menemukan-makanan-enak-di-batu-yang-wajib-dicoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/petualangan-kuliner-menemukan-makanan-enak-di-batu-yang-wajib-dicoba\/","title":{"rendered":"Petualangan Kuliner: Menemukan Makanan Enak di Batu yang Wajib Dicoba"},"content":{"rendered":"<h2>Petualangan Kuliner: Menemukan Makanan Enak di Batu yang Wajib Dicoba<\/h2>\n<p>Batu, sebuah kota kecil di Jawa Timur yang dikenal dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan, juga menyimpan berbagai kuliner lezat yang patut dicoba. Mulai dari jajanan tradisional hingga hidangan modern, Batu menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Artikel ini akan membahas beberapa makanan enak di Batu yang wajib Anda coba, lengkap dengan tips dan rekomendasi tempat terbaik.<\/p>\n<h3>1. Serunya Menikmati Pos Ketan Legenda 1967<\/h3>\n<p>Di jantung kota Batu, terdapat sebuah kedai legendaris yang tak boleh dilewatkan, yaitu Pos Ketan Legenda 1967. Seperti namanya, tempat ini telah berdiri sejak 1967 dan terkenal dengan berbagai varian ketannya yang lezat. Dari ketan kelapa hingga ketan durian, setiap gigitan memberikan sensasi yang membuat Anda ingin kembali lagi.<\/p>\n<p><strong>Rekomendasi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ketan Susu Keju, perpaduan manis dan gurih keju yang meleleh sempurna bersama ketan hangat.<\/li>\n<li>Ketan Ayam Suwir, sebuah inovasi yang menghadirkan rasa tradisional dan modern.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Alun-alun Kota Batu, Jalan Agus Salim, Batu.<\/p>\n<h3>2. Gurihnya Sate Kelinci<\/h3>\n<p>Beralih ke wisata kuliner yang lebih berani, coba nikmati sate kelinci yang menjadi salah satu ikon kuliner Batu. Daging kelinci yang lembut dan rendah kolesterol menjadikannya pilihan yang sehat dan lezat. Biasanya, sate ini disajikan dengan bumbu kacang yang kental dan taburan bawang goreng.<\/p>\n<p><strong>Rekomendasi Tempat:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Warung Sate Kelinci &amp; Rica-Rica Pak Dul, terkenal akan bumbunya yang meresap hingga ke daging.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Jalan Raya Selecta No. 97, Batu.<\/p>\n<h3>3. Mencicipi Segarnya Wedang Ronde<\/h3>\n<p>Tak lengkap rasanya mengunjungi Batu tanpa mencicipi minuman tradisional yang hangat dan menyehatkan, Wedang Ronde. Minuman ini terbuat dari bola-bola ketan yang berisi kacang tanah, dicampur dengan kuah jahe hangat yang manis.<\/p>\n<p><strong>Tempat Terbaik:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Wedang Ronde &amp; Angsle Titoni, sebuah warung kecil yang menyajikan wedang ronde sejak puluhan tahun lalu, dengan cita rasa otentik.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Jalan Zainul Arifin No.17, Batu.<\/p>\n<h3>4. Kehangatan Sop Buntut Glintung<\/h3>\n<p>Saat cuaca dingin menyerang, menghangatkan diri dengan seporsi Sop Buntut Glintung terasa sangat nyaman. Sop buntut dengan kuah kaldu yang gurih, disajikan hangat dengan tambahan emping dan sambal, menjadi favorit bagi penduduk lokal maupun turis.<\/p>\n<p><strong>Pilihan Terbaik:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Rumah Makan Glintung, terkenal dengan penyajian sop buntutnya yang nikmat dan porsi yang mengenyangkan.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Jalan Brantas No. 12, Batu.<\/p>\n<h3>5. Lezatnya Rujak Cingur<\/h3>\n<p>Sebagai penutup, jangan lewatkan untuk mencoba Rujak Cingur khas Batu. Campuran sayur, buah, dan cingur (hidung sapi) dengan bumbu petis yang kental membuat hidangan ini unik dan sangat nikmat.<\/p>\n<p><strong>Spot Rekomendasi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Rujak Cingur Bu Ani, terkenal akan bumbu petisnya yang pas di lidah, buka sejak pagi hingga sore hari.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Pasar Batu, Jalan Diponegoro, Batu.<\/p>\n<h3>Tips Berkuliner di Batu<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Datang Lebih Awal:<\/strong> Beberapa tempat seperti Pos Ketan Legenda sering kali dipadati pengunjung, datang lebih awal bisa menghindari antrian panjang.<\/li>\n<li><strong>Perhatikan Jam Buka:<\/strong> Sebagian besar tempat kuliner di Batu memiliki jam operasional yang variatif, pastikan memeriksa sebelum berkunjung.<\/li>\n<li><strong>Nikmati Pemandangan:<\/strong> Ada banyak toko dan warung di Batu yang menawarkan pemandangan alam yang indah, pilihlah tempat duduk yang memungkinkan Anda menikmati suasana.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Itulah beberapa rekomendasi kuliner khas Batu yang sayang untuk dilewatkan. Setiap gigitan dari makanan enak ini membawa Anda lebih dekat dengan budaya dan kehangatan Kota Batu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petualangan Kuliner: Menemukan Makanan Enak di Batu yang Wajib Dicoba Batu, sebuah kota kecil di Jawa Timur yang dikenal dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan, juga menyimpan berbagai kuliner lezat yang patut dicoba. Mulai dari jajanan tradisional hingga hidangan modern, Batu menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Artikel ini akan membahas beberapa makanan enak di Batu<span class=\"post-excerpt-end\">&hellip;<\/span><\/p>\n<p class=\"more-link\"><a href=\"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/petualangan-kuliner-menemukan-makanan-enak-di-batu-yang-wajib-dicoba\/\" class=\"themebutton\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[62],"class_list":["post-1117","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-makanan-enak-di-batu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1117"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1119,"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1117\/revisions\/1119"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayampenyetjakarta.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}